Pemdes Gabus Rampungkan Infrastruktur Jalan Usaha Tani Prioritas Dana Desa 2026

Gabus — Pemerintah Desa Gabus terus memperkuat akses infrastruktur pertanian melalui pembangunan jalan usaha tani yang bersumber dari Anggaran Dana Desa Tahun 2026. Sejumlah kegiatan infrastruktur yang menjadi prioritas ketahanan pangan kini telah rampung dikerjakan di beberapa wilayah Desa Gabus.
Kegiatan tersebut meliputi pembangunan cor Jalan Usaha Tani Sumber Rejeki di wilayah Triajai–Donorojo, pembangunan talud Jalan Usaha Tani Rukun Makmur di area Bumi Perkemahan Desa Gabus wilayah Srimulyo–Gabus Kulon, serta pembangunan talud Jalan Usaha Tani Sumber Rejeki di wilayah Made Kulon–Donorojo.
Kepala Desa Gabus, Sumarwanto, S.TP, menjelaskan bahwa kegiatan infrastruktur jalan usaha tani tersebut sebenarnya telah direncanakan dan dianggarkan pada Dana Desa Tahun 2025. Namun, kegiatan tersebut belum dapat terealisasi karena adanya kebijakan pengelolaan anggaran berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2025.
Menurut Sumarwanto, Pemerintah Desa Gabus kemudian kembali menganggarkan kegiatan tersebut pada tahun 2026 karena pembangunan jalan usaha tani dinilai sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian masyarakat.
“Kegiatan ini kami anggarkan kembali pada tahun 2026 sebagai salah satu prioritas pembangunan desa, khususnya pada sektor jalan usaha tani. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penandaan anggaran Dana Desa untuk ketahanan pangan,” ujar Sumarwanto.
Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan usaha tani tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat. Dengan akses jalan yang lebih baik, petani diharapkan lebih mudah mengangkut hasil panen, membawa sarana produksi pertanian, serta memperlancar aktivitas ekonomi di wilayah pertanian.
Pengerjaan kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pola swakelola yang melibatkan masyarakat setempat. Melalui pola ini, Pemerintah Desa Gabus berupaya mendorong partisipasi warga dalam proses pembangunan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.
Kaur Perencanaan Desa Gabus menyampaikan bahwa pelibatan masyarakat dalam pembangunan desa menjadi bagian penting dari pelaksanaan program pemerintah desa. Selain melibatkan tenaga kerja lokal, Pemerintah Desa Gabus juga menggandeng toko material dan armada lokal untuk memenuhi kebutuhan pembangunan.
“Pola Padat Karya Tunai ini tidak hanya bertujuan menyelesaikan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat Desa Gabus. Kami melibatkan warga, armada lokal, dan toko material lokal agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.
Pemerintah Desa Gabus berharap pembangunan infrastruktur jalan usaha tani ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani. Infrastruktur yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung ketahanan pangan, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Dengan rampungnya kegiatan ini, Pemerintah Desa Gabus menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan pembangunan yang tepat sasaran, partisipatif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat desa.