Kepala Desa Gabus Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Kecamatan Ngrampal
GABUS – Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Pemerintah Kecamatan Ngrampal menggelar upacara peringatan pada Rabu, 1 Oktober di halaman Kantor Kecamatan Ngrampal. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pemerintah desa, perangkat kecamatan, serta berbagai unsur masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara.
Bertindak sebagai pembina upacara, Camat Ngrampal Sudarsini, yang memimpin jalannya upacara dengan penuh khidmat. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Desa Gabus, Sumarwanto, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama dua perangkat Desa Gabus dan Ketua TP PKK Desa Gabus. Kehadiran jajaran Pemerintah Desa Gabus menjadi wujud komitmen dalam mengikuti kegiatan kenegaraan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah kecamatan.
Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh rasa nasionalisme. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari penghormatan kepada bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan ikrar Hari Kesaktian Pancasila, hingga doa bersama.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk mengenang sejarah bangsa sekaligus meneguhkan kembali tekad dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kepala Desa Gabus, Sumarwanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan dan tanggung jawab sebagai penyelenggara pemerintahan di tingkat desa.
“Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, kita kembali mengingat pentingnya menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Dengan semangat Hari Kesaktian Pancasila, Pemerintah Desa Gabus berharap nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa cinta tanah air terus tumbuh di tengah masyarakat.(Gbs)